CULINARY
2018-04-26 14:25:00

Wedang Uwuh, Kehangatan Dalam Segelas Minuman Sampah

BY TIM EDITOR

SALIHA.ID - Sahabat Saliha, siapa yang tak kenal wedang uwuh. Minuman asli dari Yogyakarta yang sekarang mendunia. Wedang dalam bahasa Jawa berarti minuman, dan uwuh berarti sampah. Wedang uwuh, minuman yang berasal dari perpaduan daun-daunan yang mirip sampah.

Minuman ini merupakan minuman warisan tradisional dari raja Yogyakarta. Terdapat beberapa versi sejarah tentang kelahiran minuman ini. Berawal dari raja Mataram, Sultan Agung yang ketika itu singgah di daerah Pajimatan Girirejo Imigiri Bantul Yogyakarta. Setelah berhasil mencari lokasi yang digunakan untuk membangun makam untuk keluarga raja dan keturunannya, Beliau bermalam di sana.

Karena udara yang begitu dingin dan angin yang bertiup kencang, Sultan memerintahkan prajuritnya untuk membuatkan wedang cengkeh. Ketika Sultan Agung sedang berdiam diri, wedang tersebut diletakkan di samping Sultan. Karena angin yang berhembus kencang, daun-daun berjatuhan dan tak sengaja masuk ke dalam wedang cengkeh milik Sultan. Berhubung suasana yang gelap, Beliau tidak mengetahui bahwa wedang cengkehnya kejatuhan daun-daunan.

Ketika diminum, beliau merasakan wedang tersebut menjadi lebih enak dan lebih menghangatkan badan. Esok harinya Sultan memerintahkan prajuritnya untuk membuatkan minuman yang sama. Setelah diteliti ternyata terdapat campuran lain yang membuat wedang tersebut menjadi lebih enak. Maka terciptalah wedang uwuh.

Minuman ini terdiri dari empat belas macam rempah yang berpadu dalam gelas menjadi minuman yang berkhasiat. Rempah tersebut terdiri atas jahe, cengkeh, bunga cengkeh, batang cengkeh, daun cengkeh, kayu secang, pala, daun pala, kayu manis, daun kayu manis, akar sereh, daun sereh, kapulaga, dan gula batu.

Cara pembuatannya yang sangat mudah, cukup dengan merebus empat belas macam rempah tersebut ke dalam air hingga mendidih. Untuk mendapatkan kemasan lengkap yang tinggal seduh sangatlah mudah. Sekarang banyak kita jumpai penjualnya di daerah sekitar makam Raja-Raja di Imogiri.  

Khasiat minuman ini selain menghangatkan dan menyegarkan badan, juga berkahasiat untuk mengatasi masuk angin dan perut kembung. Anti oksidan, anti kanker hingga radang lambung berhasil dicegah dengan ramuan wedang uwuh ini.

Selain beragam manfaatnya untuk kesehatan, aroma yang dihasilkan dari wedang ini juga berfungsi sebagai salah satu terapi. Aroma khas dari rempah-rempah pilihan, membuat pikiran menjadi lebih tenang. Meredakan stres, mengurangi sakit kepala juga mengatasi insomnia. Aromanya yang unik juga berpengaruh terhadap mood dan memperbaiki suasana hati.

Minuman Raja yang sekarang telah merambah ke berbagai kalangan. Khasiatnya yang istimewa juga namanya yang unik membuat penasaran banyak orang. Tak heran, minuman ini telah berinovasi sehingga sangat mudah kita temui baik dalam bentuk instan, teh celup, dan kemasan praktis lainnya.

Bagaimana Sahabat Saliha? Tertarik untuk mencobanya? Secangkir wedang sampah yang menyegarkan lagi menyehatkan. Selamat menikmati racikan minuman Raja yang melegenda yaa!

Tulisan ini  merupakan kiriman kontributor Henny Oliph, Magelang.