CULINARY
2018-01-03 08:00:00

Mencicipi Pedasnya Kuliner Halal Sichuan di Kota Chengdu, Tiongkok

BY INDAH WIDIASTUTI

SALIHA.ID -  Baru kali ini bahagia begitu membuncah ketika kami melihat sebuah logo halal terpampang di sebuah restoran.

“Setidaknya malam ini tak ada menu bakpau tawar dan rendang,” pikir kami setelah menyantap keduanya sejak kedatangan kami tiga hari lalu di salah satu kota terbesar di negeri tirai bambu ini.

Bukan tidak mensyukuri, namun berkunjung ke sebuah tempat baru kurang afdol tanpa mencicipi kuliner setempat. Ya kan? Namun menemukan makanan halal di negara minoritas muslim tentu menjadi tantangan tersendiri. 

Maka tanpa komando kami langsung memasuki restoran di Jalan Xiyu di Kota Chengdu ini. Pada bagian depan restoran terpampang sertifikat hala l dari semacam lembaga MUI di Tiongkok. Dengan ramah pramusaji menyapa kami “Salam” dan mengantarkan kami ke meja.

Pramusaji segera menyodorkan buku menu dan sebaris kalimat antah berantah menyapa telinga. Kurang lebih kami artikan, kalian mau memesan apa? Untunglah, ada menu yang bergambar, sehingga itulah yang kami pilih. 

Dekorasi Restoran Tian Fang Lou, memadukan ornamen Islam dan karakter Xinjiang. Mulai dari pakaian pramu saji, mural gurun di dinding dan lekukan-lekukan seperti kubah. Sekitar lima belas menit kemudian menu yang kami pesan berdatangan. Banyak cabe “mejeng” di masakan dan semuanya dalam porsi jumbo! Seperti sup berisi jamur, udang dan seafood lainnya lengkap dengan kuah pekat cabe ini yang membuat kami cukup berkeringat.

“Di sini cabe murah kali ya? Royal banget pedagangnya,” celoteh saya sambil menyiduk sup untuk ketiga kalinya.

Siapa yang bisa menahan rayuan sup pedas ini. Lupakan sejenak yang namanya diet

Kuliner Sichuan sangat kaya rempah dan rasa pedasnya begitu menonjol. Berkat sambal Sichuan yang merupakan campuran dari lada Sichuan, cabai kering, pasta cabai dan bumbu tambahan lainnya yang mampu membuat lidah terbakar. Sungguh surga bagi pecinta kuliner pedas.

Bumbu pedas khas Sichuan

Namun, kuliner Sichuan tidak selalu menyodorkan rasa pedas. Seperti tumis daging yang berbumbu “ringan” dan sedikit manis berasal dari sejenis kecap. Menjadi penyeimbang dari rasa makanan pedas yang ada.

“Kalau yang ini cuma level satu”, canda teman saya yang hobi pesan makanan kekinian dengan menggunakan tingkat kepedasan. Jadi buat sahabat Saliha yang tidak suka makanan pedas, kuliner Sichuan masih aman dan lezat untuk disantap. 


Sayuran bunga kol pun disajikan segar, tidak terlalu matang sehingga sensasi crunchy memperkaya tekstur makanan dan tentunya membuat nutrisi seperi vitamin A, B1, B2, dan C dalam bunga kol tetap terjaga. 

Berburu Jodoh di Taman Kota Panda Chengdu

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Traveling ke China

Ingin Menikmati Dim Sum Halal di Hongkong? Di Sini Tempatnya

Menikmati kuliner Sichuan bak mencicipi berbagai bumbu kehidupan yang adakalanya pedas, manis, ringan atau pekat berminyak. Namun semuanya terasa nikmat saat diolah dalam wajan kebijaksanaan dan disantap dengan tambahan bumbu syukur di dalamnya.

Jadi saat berkunjung ke negeri tirai bambu ini, jangan lupa mencicipi sajian khas Sichuan, ya.