HIJABERLARI NEWS
Foto: twitter @@rkh2002
2018-04-10 16:01:00

Mau Ikut Hijabelari, Coba Tips dari Pelari Muslimah Rahaf Khatib

BY TIM EDITOR

SALIHA.ID - Kamu penggemar kegiatan lari? sebaiknya jangan lewatkan even Hijaberlari yang diselenggarakan Saliha.id. Hijabelari akan diselenggarakan pada hari Minggu 29 April 2018, mulai jam 5 pagi – 11 siang, bertempat di FX Sudirman, Jakarta.

Selain membuat tubuh sehat, kamu juga berpeluang untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah dan door prize. Tak perlu khawatir jika kamu tak memiliki hijab, karena sudah disediakan hijab dalam race pack dari panitia.

Karena waktunya masih cukup panjang, kamu bisa menyiapkan diri dengan berbagai latihan. Bila kamu pemula, banyak tips untuk mengikuti kegiatan olahraga lari dengan jarak yang cukup jauh 5 kilometer dan 10 kilometer. Kamu bisa mengikuti tips dari Rahaf Khatib.

Mungkin kamu belum familiar dengan nama Rahaf Khatib. Ia atlet marathon yang menjadi wanita berhijab pertama yang menghiasi sampul majalah lifestyle, Women’s Running.   Atlet yang telah menyelesaikan enam marathon, dua triathlon dan half marathon asal Michigan ini menghiasi sampul depan majalah Woman’n Running edisi Oktober 2016. 

Nah, Rahaf Khatib punya lima tips sederhana untuk mereka yang ingin mengikuti even seperti Hijabelari, nih. Apa saja ya?

Mendaftarkan Diri

Hm, sudah jelas banget, kan/ Untuk mengikuti kegiatan lari tentu saja kamu harus mendaftarkan diri ke panitia.  Bila kamu mendaftarkan diri jauh-jauh hari, maka kamu akan bisa lebih fokus untuk menyiapkan diri menuju hari H.

Sebagai contoh, kalau kamu hendak mengikuti Hijabelari, biaya pendaftarannya adalah

Family Run (terdiri atas 3 orang anggota keluarga) = Rp 500.000,-

Peserta a 5K = Rp 200.000,-/ orang

Peserta 10K = Rp 300.000,- / orang

Peserta  akan menerima race pack menarik yang bisa diambil di FX Sudirman H-2 dan H-3. Pendaftaran dapat kamu lakukan di:

http://hijaberlari.id/

Siapkan Sepatu Khusus

Kesalahan yang biasa dilakukan oleh pelari pemula adalah memakai sepatu kets apa adanya, yang tak memenuhi standar untuk olahraga lari. Memilih sepatu lari sedikit berbeda dengan sepatu yang biasa dipakai sehari-hari.

Bila sepatu sehari-hari dipilih dengan ukuran yang pas, maka untuk sepatu lari sebaiknya dipilih ukuran yang lebih besar. Ukuran yang tepat untuk sepatu lari adalah ukuran kaki kamu ditambah dengan jari tangan dapat masuk sampai ke bagian tumit kaki, untuk memberi ruang pada kaki. Dengan adanya ruang lebih sekitar 1 cm dari tumit, kamu bisa berlari tanpa tekanan dan tidak memberi beban pada jari kaki.

Ada tiga jenis sepatu khusus untuk olahraga lari. Pertama maximum support merupakan jenis terbaik untuk pelari. Sepatu ini memberikan stabilitas dan proteksi maksimal saat berlari.

Kedua jenis stability.  Sepatu jenis ini memiliki bantalan yang bagus dan ruang gerak yang nyaman untuk kaki. Namun dari sisi kualitas, sepatu jenis stability  di bawah standar maximum support.

Jenis ketiga neutral, yang paling banyak dipakai para pelari. Sepatu ini memang ringan tapi kurang nyaman dibandingkan maximum supportdan stability.

Pilihlah sepatu lari yang tepat, tapi tentunya disesuaikan dengan budget  kamu. Pemakaian sepatu yang salah bisa mencederai kaki kamu.

Buat Jadwal Latihan

Untuk mengikuti lomba 5 k atau 10 k, kamu tidak harus memiliki kebugaran fisik luar biasa. Yang penting kamu melakukan latihan secara teratur dan tidak membahayakan kesehatan khususnya jantung.

Kamu tidak bisa melakukan latihan secara mendadak, misalnya tiga hari menjelang lomba. Buat jadwal latihan secara teratur. Pastikan ada cukup waktu beberapa minggu dari hari pertama melakukan latihan sampai lomba. Dengan jadwal latihan yang teratur bisa memberikan hasil yang maksimal, Insyaallah.

Jangan Memaksakan Diri

Bila kamu seorang pelari pemula, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk mengikuti lomba dengan jarak lebih jauh. Lakukan secara bertahap, dengan memulai mengikuti lomba berjarak 5 k. Bila kamu telah mampu mencapai hasil maksimal di jarak 5 k, kamu boleh menjajaki untuk ikut lomba jarak 10 k.

Jangan Membandingkan dengan Pelari Lain

Saat mengikuti lomba, usahakan langkah kakimu stabil. Kesalahan terbesar seorang pelari adalah berkecenderungan lari lebih cepat. Pastikan kamu tidak tergoda untuk mendahalui pelari lain yang telah menyalip kamu. Lari terlalu cepat tanpa memperhatikan keseimbangan bisa berakibat fatal buat kamu. Kamu bisa cedera seperti illo tibial (IT) Band Syndrome yang menyebabkan nyeri terutama pada daerah samping pinggul atau samping luar lutut, dan runners knee atau nyeri  lutut.

Nah itulah beberapa tips dari Rahaf sebagaimana dilansir dari www.hautehijab.com.

Tulisan ini merupakan kiriman kontributor Setiawan Adiwijaya, Bogor.

RECOMMENDED FOR YOU