HIJABERLARI NEWS
2018-05-02 14:02:00

Kebahagiaan Wiwin Harsini Saat Menerima Kaki Palsu

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Tak sekedar sehat, Hijaberlari juga mengajak seluruh ratusan muslimah turut serta dalam charity #KakiBaruUntukSaudaraKita. Sebagai bentuk kepedulian, Saliha.id bekerja sama dengan Bazis DKI Jakarta memberikan kaki palsu pada lima orang penyandang disabilitas. Salah satunya Wiwin Harsini, seorang mantan ojek online yang harus mengikhlaskan kaki kirinya diamputasi akibat kecelakaan beberapa tahun silam.

Kehidupan Wiwin berubah total sejak kecelakaan itu terjadi. Tak bisa lagi melaju cepat menelusuri sudut-sudut ibukota demi mencukupi kehidupan rumah tangga. Sejak 2015, ibu dari dua anak perempuan ini harus ikhlas duduk di kursi roda. Untuk makan saja, ia harus meminta bantuan orang lain.

Mengawali hari dengan satu kaki, sungguh terasa berat, meratapi takdir yang diberikan Allah memang tak akan ada habisnya. Satu keyakinan dalam diri, bahwa Allah menggariskan takdir ini tentu ada maksudnya. Sesungguhnya Allah tak akan memberikan cobaan yang melampaui batas kemampuan hambanya.

"Hari itu, masih terekam jelas ketika mobil melaju dengan cepat kemudian menghantam mator yang sedang saya kendarai bersama penumpang. Kejadian itu terjadi sangat cepat, saya lega ketika melihat penumpang yang saya bawa dalam keadaan selamat. Saya baru menyadari keadaan kaki saya justru yang paling parah," cerita Wiwin.

Kesedihan semakin memuncak kala keluarga terutama Bapak, merasa sedih dengan kondisi yang Wiwin alami. Berbekal semangat, doa dan dukungan keluarga yang begitu besar, Ibu dari Diah Aini dan Keisha Julianto ini bisa menjalani aktivitas seperti sediakala, namun dengan porsi yang sedikit berbeda.

Wiwin juga mengungkapkan rasa bahagianya bisa terlibat dalam acara Hijaberlari. Perhatian dan kepedulian peserta Hijaberlari seakan melipat gandakan kepercayaan diri yang sempat memudar.

Penyerahan kaki palsu oleh R.H Djumhana

"Dana yang terkumpul dari Hijaberlari #KakiBaruUntukSaudaraKita ini mencapai Rp 50 juta, insyallah akan disumbangkan pada 5 saudara kita yang membutuhkan kaki palsu seperti bu Wiwin. Hijaberlari bukan sekadar olahraga biasa melainkan bentuk kepedulian kita makhluk sesama. Hal ini juga bisa menjadi alarm, agar kita selalu bersyukur atas anugerah Allah yang dititipkan untuk kita," ungkap Kabid Pengumpulan Bazis DKI Jakarta, Djumhana saat penyerahan kaki palsu.

Setelah mendapatkan kaki palsu dari Hijaberlari, Wiwin berharap bisa melakukan aktivitas rumah tangga seperti sediakala, seperti mencuci baju, bermain dengan si kecil, dan bisa mengendarai sepeda motor kembali. “Saya ingin sekali bisa jalan-jalan keliling Jakarta naik motor lagi,”tutup Wiwin.

RECOMMENDED FOR YOU