LOVE
2018-02-15 15:08:00

Waspada! Bisa Jadi Kamu Adalah Korban KDRT

BY MEDIA SARI

SALIHA.ID - Setiap orang yang menikah tentunya ingin merasakan bahagia. Namun kenyataannya tidak ada kehidupan yang berjalan mulus tanpa gelombang pasang surut yang menyertainya. Tak jarang konflik mewarnai bahtera perkawinan. Bahkan ada pula yang disertai tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ironisnya banyak orang tidak sadar bahwa dirinya adalah korban atau bahkan pelaku KDRT. Banyak juga yang tidak mengerti tindakan apa saja yang termasuk dalam kategori KDRT. Menurut Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), jenis kekerasan yang termasuk KDRT adalah :

Kekerasan Fisik/ Terbuka

Perbuatan yang termasuk dalam kategori ini merupakan tindakan berupa pukulan, tendangan, menjambak, mendorong dan lain sebagainya, yang bisa mengakibatkan korban terluka, baik ringan atau berat hingga jatuh sakit. Bahkan ada kalanya KDRT juga bisa menyebabkan korban tewas. 

Kekerasan Psikis/ Tertutup

Kekerasan psikis atau emosional disebut juga kekerasan tertutup karena sifatnya yang tersembunyi. Pelaku melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan korban merasa ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya bahkan depresi. Jika sahabat Saliha mengalami hal ini maka kamu sebagai korban harus memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk membuktikan KDRT yang dilakukan pelaku. 

Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual ternyata bisa terjadi dalam lingkup rumah tangga, lo. Tindakan ini berupa pemaksaan hubungan seksual dengan pelaku ataupun orang ketiga, yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga tersebut. Tindakan ini bisa berupa fisik misalnya pelecehan seksual dengan meraba, menyentuh organ seks atau mencium paksa. 

Kekerasan Verbal

Sedangkan pelecehan seksual yang bersifat verbal misalnya membuat komentar, julukan, atau gurauan yang sifatnya mengejek, atau membuat ekspresi wajah, gerakan tubuh, yang sifatnya melecehkan serta menghina korban. 

Kekerasan Ekonomi

Kekerasan ini terkait dengan kondisi finansial dalam rumah tangga. Bisa berupa eksploitasi, manipulasi, mengendalikan korban dengan tujuan finansial, mengambil harta pasangan tanpa sepengetahuannya atau menelantarkan keluarga padahal secara hukum dirinya wajib memberikan nafkah.

Jika sahabat Saliha merasa melakukan atau menerima perlakuan seperti yang disebutkan di atas, maka sebaiknya kamu mengkomunikasikan hal ini kepada pasangan, berkonsultasi kepada ahli baik psikolog maupun pengacara atau melaporkannya ke pihak berwajib.

Di kepolisian terdapat pelayanan khusus wanita dan anak yang ditangani oleh polwan. Yuk, lawan kekerasan dalam rumah tangga!

RECOMMENDED FOR YOU