LOVE
2018-02-19 14:08:00

Menstimulasi Sensorik dan Motorik Anak Melalui Mainan

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Kini ada beragam mainan yang bisa dipilih orangtua untuk menemani perkembangan si kecil. Mulai dari balok, bola, sampai mainan yang memiliki daya menjadi pilihan. Namun apa sih yang sebaiknya orangtua lakukan dalam memilihkan mainan bagi si kecil?

Sejak kecil, anak memiliki kemampuan sensorik untuk mengeksplor bakat dan minat. Tak usah takut saat anak bermain di luar ruangan seperti, berlarian di tanah atau rumput, melompat sampai berguling-guling di tempat yang kurang besih seperti tanah maupun aspal. Karena dari sinilah anak bisa merasakan semua tekstur.

Namun, di zaman era digital seperti sekarang ini, daya pikat gadget sangat sulit untuk dihindari termasuk oleh anak-anak. Tak sedikit dari orangtua millennials yang mengaku kesulitan untuk menjauhkan gadget dari perhatian si kecil.

Penulis buku Anti Panik, Noella (Ui) Birowo, M.Sc, mengatakan, anak boleh diperkenalkan gadget maksimal 30 menit sehari dan tidak dilakukan secara rutin. Hal ini guna menghindari ketergantungan gadget pada si kecil.

Kemudian cobalah untuk mendampingi atau menemani anak bermain. Cobalah untuk terlibat ke dalam suasana permaianan, karena anak akan bertanya mengenai mainan tersebut. Misalnya saja, permainan Sensory Stacking Rings, yakni ring yang memiliki bentuk-bentuk seperti lingkaran, kubus maupun bulat. Sebagai orangtua kita bisa mengajarinya lubang mana yang sesuai dengan bentuk yang ada.

Selain itu, cobalah untuk terus memahami dunia si kecil. Buang jauh pikiran kalau sebagai orangtua millennials kita terlambat menstimulasi sensorik dan motorik si kecil yang usianya sudah melewati batasannya terstimulasi.

RECOMMENDED FOR YOU