OASE
Tim BBM Kawan Baik mengunjungi Musala Pasar Jati Rawasari
2017-08-10 13:03:00

Bersih-Bersih Musholla; Kebaikan Beramal yang Dinantikan

BY DINA LATHIFA

SALIHA.ID - "Kedatangan mereka kami tunggu-tunggu. Namanya kebaikan, justru harapan kami juga," ujar Pak Jamhari, kepala pedagang Pasar Jati Rawasari.

Dibangun sejak 1979 di atas eks lahan pemakaman umum, pasar Jati Rawasari di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ini ramai dengan aktivitas jual-belinya. Mulai dari kebutuhan sembako, daging segar, sayur mayur, hingga jasa jahitan. Namun tidak hanya diisi dengan perniagaan, tempat umum ini juga menyediakan fasilitas musala yang serba guna untuk keperluan beribadah, beristirahat juga tempat musyawarah para penjual. 

Kokoh berdiri di samping kantor pasar, musala Pasar Jati Rawasari memiliki atap yang rapuh dan cat yang mengelupas. Ditambah ketiadaan kanopi dan fasilitas air wudhu, memberikan rasa tidak nyaman para jemaah yang ingin menunaikan ibadahnya di tempat ini. Namun terlepas dari kondisi itu, pedagang dan supir transportasi umum selalu singgah untuk melaksanakan tanggung jawab mereka kepada Sang Pencipta.

Sebagai perwakilan pedangang pasar, Pak Jamhari mengaku sangat menantikan bantuan untuk memperbaiki musala yang ramai jemaah itu. Ketika tim Bersih-Bersih Musholla (BBM) yang dinisiasi Kawan Baik datang untuk survei, mereka menyambut niat baik itu. "Ini adalah berkah. Saya sangat bersyukur dengan kedatangan tim BBM," ujar Pak Jamhari.

Tanggal 15 Mei 2017 lalu, tim relawan dari Kawan Baik yang bekerja sama dengan Bazis DKI Jakarta bergegas melaksanakan amal baik yang telah ditunggu itu. Saat kegiatan bersih-bersih dimulai, para pedagang pasar turut membantu. "Kita sudah biasa sih. Kalau ada acara seperti ini kita biasa ngumpul tidak usah dipanggil satu persatu. Sebagaimana kesadaran warga saja untuk ikut datang dan membantu. Justru saya sendiri tidak enak karena tidak bisa bantu banyak. Masih harus jaga toko," tutur Pak Jamhari  yang melayani jasa jahitan.

Baca Juga:

Bersih-Bersih Masjid, indahnya keberagaman saling berbagi

Menjadi relawan, tren kegiatan sosial kaum millenials

Tak ketinggalan, penyanyi terkenal Rizky Febian datang untuk meringankan proses pembenahan musala. Artis muda ini ikut menyapu lantai musala dan mengecat dinding luar.

Tim relawan dari Kawan Baik berhasil membangun kanopi, memperbaiki sistem aliran listrik, memperbarui cat dinding, serta menambahkan beberapa item baru, seperti mukena, Al-Qur'an, dan alat bersih-bersih. Adanya kendala penggalian membuat tim tidak dapat menambah sumur atau sistem perairan mandiri untuk keperluan wudhu. Namun, mereka berhasil membebaskan biaya kamar mandi umum di sekitar musala sehingga jemaah dapat mengambil air secara gratis.

Karena itu, para pedagang berharap agar tim BBM dari Kawan Baik dan Bazis DKI bisa datang kembali lain waktu untuk memberikan beberapa tambahan yang tertunda. "Semoga tim BBM bisa datang lagi, dan semoga jemaah musala ini semakin banyak lagi setelah diperbaiki," ungkap Pak Jamhari.

RECOMMENDED FOR YOU