OASE
Allah memberikan banyak kemudahan agar salat dalam perjalanan tetap dapat ditunaikan
2017-05-24 18:00:00

Kemudahaan Allah bagi Para Musafir

BY TRI SINTARINI

Salat merupakan ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan atas alasan apapun. Tetapi kadangkala ada beberapa situasi yang membuat waktu salat terlewatkan. Misalnya, ketika melakukan perjalanan jauh ke luar kota dengan moda transportasi yang tak membuat kita leluasa berhenti sejenak untuk singgah ke musala atau masjid. Tapi, di balik kesulitan tentu ada kemudahan, dan Allah telah menjanjikan keringanan bagi orang-orang yang sedang berada dalam perjalanan.

Menggabungkan Dua Waktu Salat atau Jamak

Saat melakukan perjalanan jauh, kita diperbolehkan untuk menjamak dua salat wajib kita dalam satu waktu. Contohnya, salat Zuhur 4 rakaat dengan Ashar 4 rakaat digabungkan dalam satu waktu salat. Begitu pula salat Maghrib 3 rakaat dengan Isya 4 rakaat. Kecuali Shubuh karena jumlah rakaatnya hanya 2 rakaat tidak bisa digabungkan.

Meringkas rakaat salat atau Qashar

Jumlah rakaat salat yang dari 4 rakaat dapat di ringkas menjadi 2 rakaat saja. Kecuali salat Shubuh karena hanya 2 rakaat. Sedangkan salat Maghrib yang kalau digabungkan tetap dilakukan dalam 3 rakaat. Diutarakan dalam QS. An-Nisaa ayat 101, “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, Maka tidaklah mengapa kamu men-qashar shalat(mu).”

Tayamum

Dalam perjalanan kita seringkali kesulitan memperoleh air, untuk itu diperbolehkan mengganti wudu dengan tayamum menggunakan debu dan tanah.

Diperbolehkan tidak berpuasa saat Ramadhan

Perbedaan waktu dan tempat ketika kita ke luar negeri atau luar kota seringkali membuat kita berpuasa melebihi 8 jam. Bagi yang tidak sanggup menjalankan tidak apa-apa melakukannya, asalnya dibayarkan di kemudian hari.

So, tidak ada alasan untuk meninggalkan salat bukan?

RECOMMENDED FOR YOU