TRAVEL
2018-01-04 14:05:00

Laguna Tersembunyi di Sumba Barat Daya

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Saat kita menengok kecantikan bagian Tenggara Indonesia, sudah tidak diragukan lagi keelokan khas bumi pertiwi mampu membuat siapapun yang melihatnya tak henti berucap sungguh indah nian ciptaanNya.

Berkat panorama yang mengagumkan, Sumba berhasil menarik jutaan pasang mata untuk singgah sejenak dan menjadi saksi kebesaraan sang illahi. Salah satu film terbaik karya anak bangsa berhasil menampilkan betapa luasnya padang savana, betapa birunya langit tinggi serta kumpulan awan yang berarak-arak.

Pantaslah jika Sumba menjadi salah satu destinasi populer yang diincar wisatawan domestik maupun mancanegara. Keberagaman budaya dan adat istiadat menyempurnakan perjalanan kali pertama menginjakkan kaki di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Berjarak 60 km dari Tambolaka, tersimpan surga kecil yang wajib untuk disinggahi, Danau Waikuri, menjadi laguna yang tersembunyi berbatas tebing-tebing tinggi. Pohon-pohon di sekitarnya menjulang, sesekali menutupi pancaran sinar matahari. Bebatuan tajam menjadi pagar pelindung alami dari tangan jahil para pelancong.

Kaki mulai terasa dingin kala air menyentuh kulit dengan lembut. Di bawah kaki terasa kerikil halus bercampur keruh dengan pasir putih yang menjadi dasar Waikuri. Kita bisa berenang bebas, mengapung di air danau yang terasa asin saat tak sengaja tertelan.

Paduan warna biru muda, hijau toska dan biru gelap semakin menampilkan betapa eksotis dan menggodanya Danau Waikuri. Cobalah memacu adrenalin dengan melompat dari tebing tinggi.

Usai puas berenang, kita bisa menelusuri jalan setapak bebatuan yang mengatarkan kita menuju bibir tebing pembatas laguna dan laut lepas. Desir ombak terdengar keras menabrak batuan karang serta semilir angin kencang menyapu lembut di pipi kanan dan kiri.

Tak perlu merasa risau saat perut keroncongan, di sana deretan pondok-pondok bambu siap melayani 'kampung tengah' yang tak sabar mencicipi kudapan lezat. Tak lupa, aneka kopi dan teh hangat khas Sumba wajib dicicipi.

Bukan sekedar memori tentang keindahan Danau Waikuri, berbagai cenderamata juga siap dibawa pulang. Mulai dari kain tenun cantik dengan variasi warna dan motif sampai pajangan khea (kayu), batu serta liontin tanduk kerbau yang melambangkan kesuburan yang dibuat dari tangan pengrajin setempat. Bicara soal harga, kain-kain tenun ini dibandrol mulai Rp 100 ribu sampai jutaan rupiah tergantung tingkat kesulitannya.

Sekadar cari aman, pilihlah perjalanan pagi sebelum sang fajar bangun dari tidur panjangnya agar sampai sebelum petang. Dan, selamat menikmati keindahan di tanah persembunyian pahlawan Sumba Wonakaka.

 

RECOMMENDED FOR YOU