TRAVEL
Ilustrasi Alquran
2017-12-07 12:36:00

Mengejutkan, Alquran Tua Era Ottoman Ditemukan di Israel

BY DEE

SALIHA.ID -  Tiga manuskrip Alquran yang dibuat pada era Sultan Abdulhamid II (1876-1908) dari Ottoman ditemukan di sebuah masjid di kota yang kaya akan sejarah, Tayibe. Kota Tayibe merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk Arab. Kota ini merupakan wilayah Palestina yang kemudian diserahkan kepada Israel sebagai bagian dari perjanjian tahun 1949. 

Aziz, sang muazin masjid mengatakan bahwa Alquran tersebut ditemukan pada saat renovasi masjid Umar bin Khattab. Masjid tersebut merupakan masjid tua yang dibangun pada zaman kekuasaan Sultan Abdul Hamid II.

Tayibe, kota tempat penemuan Alquran tua era Ottoman. Sumber: Wikipedia/תורם התמונה:חיראא מסארווה

"Kami tidak tahu akan keberadaaan Alquran tersebut. Alquran tersebut tergeletak bersama buku-buku lain. Kami menemukannya pada saat renovasi," kata Aziz sebagaimana dikutip dalam The News.

Di dalam Alquran tersebut terdapat catatan bahwa penulis Alquran tersebut adalah Seyyid Mustafa Nazif Effendi pada tahun 1887 sebelum dicetak di Istanbul dan dijual ke Palestina.

"Saya sangat terkejut ketika mendapatkan harta karun ini," kata Aziz. "Alquran ini akan memberikan kontribusi sejarah yang penting pada masjid dan kota kami."

Alquran tua yang ditemukan di kota Tayibe. Sumber: www.thenews.com.pk

Sultan Abdul Hamid merupakan sultan ke 34 yang memerintah Turki Ustmani, hanya beberapa puluh tahun menjelang berakhirnya kekuasaan Ottoman. Saat itu, Ottoman merupakan negara yang multietnis dan multiagama, berbeda dengan kebanyakan negara Eropa yang terdiri atas satu bangsa dan satu agama.  

Ia menggantikan saudaranya, Sultan Murad V yang mengalami gangguan jiwa. Saat itu Ottoman berada di ujung kebangkrutan setelah Perang Krimea (1853-1856). Ia harus membiayai angkatan perang yang besar untuk melindungi Ottoman dari ancaman asing, memakan dana 70% pengeluaran negara. Belum lagi Ottoman kehilangan provisi Balkan dan Cyprus dan pilihan kerja sama dengan Jerman yang terbukti fatal setelah Jerman kalah pada Perang Dunia I.

Sultan Abdul Hamid berusaha menyelamatkan Ottoman dengan melakukan reformasi di segala bidang. Namun reformasi ini terhitung terlambat dan dampaknya kurang terasa bagi masyarakat kebanyakan. Sistem kerajaan juga tidak lagi sesuai dengan semangat nasionalisme saat itu. 

Meski demikian, Sultan Abdulhamid II menolak untuk memberikan tanah air bagi bangsa Yahudi di Palestina, yang saat itu merupakan daerah kekuasaan Ottoman. Saat itu sultan berkata, "Saya takkan pernah menjual apapun -tak sejengkal tanah pun, karena tanah ini bukan milik saya, namun rakyat saya. Dan rakyat saya, " tambahnya. "Hanya akan menjual tanah ini dengan harga yang sama dengan saat mereka mendapatkannya: darah."

Saat ini, Alquran paling tua yang pernah ditemukan berada di Birmingham University, Inggris. Menurut analisis radiokarbon yang dilakukan oleh University of Oxford, manuskrip yang ditulis di atas kulit hewan atau perkamen itu diperkirakan berasal dari tahun 568 hingga 645, dengan tingkat keakuratan 95 persen.

Alquran tersebut diperkirakan ditulis tidak jauh dari era kehidupan Rasulullah yang diperkirakan hidup antara tahun 570 dan 632. Manuskrip itu ditulis dengan tinta dan berisi kandungan surat 18-20.

RECOMMENDED FOR YOU