TRAVEL
Tradisi Kaul Kurban di Negeri Tulehu, Maluku Tengah, sumber: achezone.blogspot.com
2017-08-29 15:13:00

Uniknya Tradisi Hari Raya Kurban dari 5 Daerah Indonesia

BY DINA LATHIFA

SALIHA.ID - Menjelang Idul Adha, umat muslim di seluruh dunia tidak hanya mempersiapkan diri untuk berkurban di jalan Allah, tetapi juga menjalani sejumlah tradisi yang digelar di tempat tinggal masing-masing. 

Begitu juga di Indonesia, negeri dengan beragam suku dan kebudayaan ini juga memiliki kebiasaan yang dijalankan dalam merayakan Hari Raya Qurban. Tidak hanya Grebeg Gunungan dari Yogyakarta dan Apitan dari Semarang, ada tradisi Idul Adha dari daerah lain yang tidak kalah unik, lo.

Meugang di Aceh

Tradisi Meugang di Aceh, sumber: sakadoci.com

Di provinsi Aceh terdapat tradisi Meugang, yaitu menyembelih kurban berupa kambing atau sapi, memasaknya dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat, dan yatim piatu. Kebiasaan yang telah dilakukan sejak masa kerajaan Aceh ini dilakukan selama tiga kali dalam setahun, yaitu menjelan Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Perayaan Meugang diyakini sebagai wujud rasa syukur pada nikmat Allah swt. Jadi, pantang bagi masyarakat Aceh untuk tidak mengikuti tradisi yang dimulai 1-2 hari sebelum dan saat hari raya berlangsung.

Manten Sapi di Pasuruan, Jawa Timur

Tradisi Manten Sapi di Pasuruan, sumber: surabaya.tribunnews.com

Sehari sebelum Idul Adha, warga Pasuruan akan melaksanakan tradisi Manten Sapi atau Pengantin Sapi. Hewan kurban akan dimandikan dan dirias oleh warga secantik mungkin, kemudian diarak secara ramai menuju masjid untuk diserahkan ke panitia Idul Adha. Tidak lupa juga, ibu-ibu sekitar meramaikan perayaan ini dengan membawa peralatan dapur dan bumbu masak untuk persiapan penyembelihan. Tradisi ini diyakini sebagai wujud menghormati dan memuliakan para hewan kurban, serta mengajak warga yang belum berkurban untuk berpartisipasi di tahun depan. 

Mepe Kasur di Desa Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur

Tradisi Mepe Kasur di Banyuwangi, sumber: bangsaonline.com

Kalau tradisi di sebagian daerah melibatkan hewan kurban, lain halnya dengan di desa Kemiren, Banyuwangi. Saat menyambut Idul Adha, mereka akan menggelar tradisi Mepe Kasur atau Jemur Kasur. Alas tidur yang dijemur sendiri bernama kasur gembil dan memiliki warna seragam, hitam yang bermakna kelanggengan hubungan serta merah yang berarti berani. Tradisi yang sudah dijalankan sejak ratusan tahun ini dipercaya dapat menolak bala dan menjaga kelanggengan rumah tangga, juga dilakukan untuk menghormati datangnya bulan haji.

BACA JUGA:  

5 Tradisi unik perayaan Idul Adha di Dunia

Kurban, kisah keteladanan dan pengorbanan terbesar Nabi Ibrahim 

Toron di Madura

Tradisi Toron di Madura, sumber: maknews.id

Mudik tidak selalu saat Idul Fitri. Bagi masyarakat Madura yang merantau, mereka akan pulang kampung saat Idul Adha dan ini menjadi bagian dari tradisi yang disebut Toron. Tradisi ini dimaknai sebagai membangun kembali solidaritas dengan menjalin tali silaturahmi antarkeluarga dan kerabat di daerah asal, yaitu Madura. Saat kembali ke kampung halaman, mereka akan merayakan hari raya Kurban bersama keluarga.

Kaul Negeri dan Abda'u di Negeri Tulehu, Maluku Tengah

Tradisi adat Abda'u di Negeri Tulehu, Maluku Tengah, sumber: acehzone.blogspot.com

Setelah melaksanakan salat Idul Adha, Masyarakat Negeri Tulehu akan melaksanakan tradisi kaul negeri, yaitu menggendong tiga kambing dalam balutan kain oleh para pemuka agama dan adat. Ketiga hewan kurban itu akan diarak keliling desa diiringi dengan lantunan shalawat, sampai tiba di masjid untuk disembelih setelah salat Ashar.

Prosesi ini sendiri terinspirasi dari Nabi Ibrahim dan nabi Ismail, serta dilakukan sebagai bentuk permohonan perlindungan pada Allah swt untuk Negeri Tulehu. Kemudian, para pemudanya akan melangsungkan adat abda'u yang merupakan tradisi merebut bendera bertuliskan kalimat tauhid. Adat adalah refleksi nilai sejarah dari sikap pemuda Anshar yang menyambut hijrahnya Rasulullah, dan dimaknai untuk mempererat persaudaraan para pemuda.

Banyak sekali tradisi Idul Adha yang unik dan seru dari berbagai daerah di Indonesia. Bagaimana dengan di tempat tinggal sahabat Saliha sendiri? Share pengalaman kalian, yuk.

RECOMMENDED FOR YOU