WELLNESS
2018-02-12 11:57:00

Ingin Sukses Turunkan Berat Badan? Lakukan Diet Sesuai dengan DNA

BY DEE

SALIHA.ID - Memiliki tubuh yang langsing, sehat dan kuat merupakan impian semua orang. Apalagi dengan gaya hidup masa kini yang menuntut segala sesuatu serba cepat dan menimbulkan stres yang tinggi. Tak heran kalau masyarakat kita menjadi rentan terhadap beragam penyakit, mulai dari kelebihan berat badan, jantung koroner, dan lain-lain. 

Untuk mengatasi hal tersebut, orang mengikuti diet. Namun, sayangnya tidak semua diet berhasil dijalani. Ada diet yang gagal dilakukan, entah karena terlalu berat, atau karena tidak menampakkan hasil.  

Namun, diet yang tidak berhasil, bisa juga disebabkan karena diet tersebut tidak sesuai dengan gen kita.

Hal ini diungkapkan oleh Dr. Amanda Dianky, wellness doctor dari PT. Kalbe Farma, pada acara Saliha Community Gathering di Hong Kong Cafe. Menurutnya, tidak ada diet yang cocok untuk semua orang orang, atau one size fit all. 

"Tiap orang beragam. Ada yang makan protein terus dan dia tidak menjadi gemuk, justru semakin kurus. Dan ini ada kasusnya. Begitu juga dengan soal kafein, ada yang tidak boleh minum kafein, ada juga yang tidak mengapa sampai dua kali sehari. "

Menurutnya, diet yang baik itu tidak boleh main tebak-tebakan. Karena itu, ia menganjurkan Nutrigenme sebagai cara untuk menentukan diet terbaik bagi seseorang.

Dokter dengan interest di bidang preventive medicine ini kemudian menjelaskan sekilas tentang ilmu genetika. Pada dasarnya semua orang mewarisi gen dari ayah dan ibu. Separuh dari ayah dan separuh lagi dari ibu. Dalam pembentukannya, tidak semua anak mewarisi gen yang sama persis dengan orang tuanya.

"Antara anak yang satu dan lain beda. Karena itu tidak ada anak kembar yang memiliki gen sama, tetap ada perbedaan," tuturnya.

Berdasarkan inilah muncul terobosan terbaru dalam ilmu genetika. Berpusat di Toronto, Canada, dikembangkanlah tes DNA untuk menentukan diet mana yang cocok bagi seseorang. Di Indonesia, Kalbe Farma dengan programnya, Nutrigenme, menghadirkan program diet pertama yang menggunakan  sistem tes DNA.

Menurutnya, cara ini dapat meminimalisir main tebak-tebakan dalam mengikuti sebuah diet. 

"Karena gen kan tidak bohong, ya. Dari tes ini kita juga tahu risiko kita akan penyakit yang rawan bagi kita."

Calon peserta yang tertarik untuk mengikuti program ini dapat memulai dari bisa mengikuti tes DNA Nutrigenme.  Ia tinggal meludah di sebuah alat. Nanti ludahnya akan dikirim dan diperiksa di Canada. Setelah itu, hasilnya akan dikirimkan kembali ke Indonesia.

Peserta akan menerima hasil dalam bentuk majalah yang berisikan tujuh panel, yaitu Weight Management, Cardio-Metabolic Health, Food Intolerances, Injury Risk, Eating Habits, Nutrient Metabolism, dan Physical Activity.

Hasil tersebut akan dibacakan oleh dokter spesialis di Indonesia dan kemudian peserta akan menerima meal plan hingga peserta mencapai hasil berat badan yang ideal. Selain itu peserta akan menerima sejumlah rekomendasi, seperti olahraga yang harus ia lakukan. 

"Olahraga pun akan diatur. Akan dibuat daftar olahraga apa yang cocok dengan orang tersebut." 

Dokter Amanda mengungkapkan sejumlah keuntungan mengikuti Nutrigenme. Salah satunya adalah, tes dalam program ini hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup. Sehingga sampai kapan pun, hasilnya dapat digunakan dan kita dapat memetik manfaatnya.

"Gen kan nggak berubah dari lahir sampai meninggal. Jadi tesnya cukup sekali seumur hidup."

Selain itu, untuk mereka yang memiliki penyakit tertentu, akan ada catatan dari dokter untuk progam katering. 

"Kita ada program wellness yang sudah diatur cateringnya. Yang ditambah dengan catatan dari dokter bahwa ibu ini tidak boleh makan tertentu," tuturnya menjawab pertanyaan seorang peserta Saliha Community Gathering. 

Dengan demikian, peserta akan terjaga dari makanan yang dapat merugikan kesehatan dirinya. 

RECOMMENDED FOR YOU