WELLNESS
2018-04-24 18:06:00

Ops! Menikah di Usia Remaja Tingkatkan Risiko Kehamilan

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Memutuskan untuk menikah di usia muda memang memerlukan pemikiran yang cukup matang, ini bukan hanya tentang siap atau tidak siap, melainkan lebih dari itu. Pernikahan melibatkan seluruh aspek untuk mewujudkannya, mulai dari fisik, psikologis hingga dukungan.

Beberapa waktu belakangan ini, kita dikejutkan dengan putusan kedua anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama asal Bantaeng, Sulawesi Selatan untuk menikah dengan sang kekasih yang juga masih berusia di bawah umur. Dalam islam, usia 16 dan 14 tahun memang sudah melewati masa balig, namun usia ini masih rentan terhadap dampak buruk yang akan timbul usai pernikahan.

Perempuan yang sudah mengalami menstruasi memiliki masa subur dan kesempatan untuk dibuahi atau hamil. Namun, usia remaja bukanlah usia yang disarankan untuk hamil apalagi membesarkan anak. Secara metabolisme, remaja masih dalam masa tumbuh dan perkembangan tulang otot serta organ reproduksi. Terlebih lagi psikologis remaja masih  labil dan sulit mengendalikan emosi.

Menjalani hubungan intim di usia remaja juga memicu percepatan berbagai indikasi gangguan tubuh, seperti infeksi menular seksual dan kanker serviks. Seperti yang diungkapkan dr. Liva Wijaya, SpOG selaku dokter kandungan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran bahwa, "Kehamilan yang dialami remaja meningkatkan risiko keguguran, malnutrisi ibu, kelahiran prematur, preeklamsia, cacat bawaan lahir, hingga kematian."

Bahkan, berhubungan seksual di usia remaja bisa saja berujung pengguguran yang disebabkan ketidaksiapan atau emosi sesaat yang sulit dikendalikan. Di dalam tubuh remaja perempuan, organ reproduksinya pun masih dalam perkembangan dan belum siap untuk terjadi kehamilan dan melahirkan.

Minimnya informasi dan kesadaran untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan bernutrisi tinggi juga bisa membahayakan keselamatan diri dan janin. Komplikasi pernikahan akan terjadi berkat rendahnya pendidikan, kemiskinan dan kriminalitas yang dengan mudahnya timbul saat usia menapaki pendewasaan.

RECOMMENDED FOR YOU