WELLNESS
2018-01-09 15:09:00

Ops! Bekerja Shift Malam Picu Kanker Pada Perempuan

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Tuntutan pekerjaan yang kita lakoni terkadang menghabiskan begitu banyak waktu. Jam bekerja yang sudah ditentukan tak lagi bisa menampung beban pekerjaan yang harus diselesaikan. Mulai dari penelitian hingga rincian laporan, seringkali menyita waktu hingga larut malam.

Kini, bukan lagi hal baru bagi kita untuk menghabiskan waktu sepanjang hari hingga berganti keesokkan harinya demi menuntaskan tugas. Duduk berjam-jam di depan komputer menciptakan kejenuhan yang sulit untuk diungkapkan.

Banyak perusahaan yang memberlakukan jam kelompok kerja alias shift. Sebuah penelitian yang dilakukan American Association for Cancer Research, menunjukkan perubahan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Dalam makalahnya, Xuelei Ma mahasiswa asal Sichuan University, menemukan hal yang mengejutkan yakni risiko yang mengintai para pekerja malam.

Hal ini dipengaruhi oleh gangguan hormon yang tinggi hingga menyebabkan peningkatan terhadap melatonin akibat respon ruangan minim cahaya alias gelap. Pasalnya, melatonin yang ada dalam tubuh bersifat sebagai penghambat sel kanker dan menekan pertumbuhan pembuluh darah baru yang erat kaitannya dengan pertumbuhan tumor.

Kacaunya jam tidur akan memengaruhi gen yang bertanggung jawab terhadap DNA. Pada perempuan, bekerja pada shift malam akan meningkatkan risiko kanker kulit sebesar 41 persen, kanker payudara 32 persen dan kanker sistem pencernaan sebanyak 18 persen. Namun bukan berarti semua perempuan yang bekerja di malam hari akan mengalami kanker.

Semua tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing serta pemeriksaan diri secara rutin sehingga bisa waspada terhadap kemungkinan yang ada.  

RECOMMENDED FOR YOU