WELLNESS
2018-04-16 16:23:00

Ayo Perbaiki Kualitas Hidup dengan Banyak Bergerak

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Untuk membangkitkan gaya hidup sehat pada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, kita memerlukan sebuah gerakan yang mengajak kita untuk turut serta dalam kegiatan efetif dengan melakukan perjalanan estafet bersama-sama. Telah lama Indoensia dan sejumlah negara berkembang lainnya dilanda isu peningkatan penyakit tidak menular.

Menurut riset yang dilakukan Kementrian Kesehatan, sekitar 24,1 persen penduduk Indonesia menjalani perilaku sedetari lebih dari 6 jam per hari. Hal ini menunjukkan bahwa seperempat masyarakat Indonesia masih menjalani gaya hidup sedentari. Gaya hidup sedentari merupakan pola hidup yang tidak banyak melakukan pergerakan misalnya berolahraga. Ada berbagai risiko penyakit akibat gaya hidup sedentari diantaranya, stroke, jantung, dan diabetes militus.

"Gaya hidup yang dilakukan masyarakat modern lebih berfokus pada pola hidup yang simpel dan mengandalkan beragam teknologi. Akibatnya, satu dari empat penduduk Indonesia menjalani gaya sedentari. Tentunya sebagai masyarakat yang sadar akan gaya hidup aktif kita perlu mengajak masyarakat untuk bergerak lebih aktif demi Indonesia yang lebih sehat dan kuat," ungkap Rohini Behl selaku Marketing Fonterra Brands Indonesia di Jakarta.

Demi mewujudkan itu semua, pemerintah bersama Anlene melakukan dukungan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk mendorong masyarakat aktif dan bisa menjaga kesehatan, kekuatan dan fleksibilitas tulang, sendi dan otot.

Dr. Ade Jeanne L. Tobing, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, menambahkan, "Tulang menjadi jaringan hidup yang bisa mengalami perusakan dan pembentukan. Oleh sebab itu, kita juga perlu memanjakan tulang, otot beserta sendi untuk melakukan pelatihan guna membentuk kinerja ketiganya lebih kuat lagi. Tak perlu ambil pusing dengan serangkaian latihan yang akan menguras habis tenaga, kita bisa melakukan gerakan seperti jalan santai maupun aerobik sebagai pelatihan sederhana."

Nah, sebagai langkah awal Anlene telah melakukan kampanye 'Ayo Indonesia Bergerak' dari Yogyakarta sampai Jakarta. Sekitar 250 pelari turut meramaikan rangkaian acara sejauh 600 km, melewati Kebumen, Purwokerto, Ciamis, Bandung, dan Bogor. So, kamu kapan nih?

 

RECOMMENDED FOR YOU