WHAT'S ON
2018-05-18 14:25:00

Minuman Mengandung ION Sangat Dianjurkan Saat Sahur, Ini Dia Alasannya

BY TIM EDITOR

SALIHA.ID. Puasa meski terbukti banyak manfaat dan menyehatkan tubuh, namun bila tidak dipersiapkan dengan baik tentu akan mengganggu kekhusyukkan ibadahmu, sahabat Saliha.

Waktu berpuasa mulai sekitar pukul 04.00 sampai dengan pukul 18.00 adalah rentang waktu yang cukup panjang. Tubuh terus beraktivitas dan tentunya akan menguras banyak cairan tubuh yang bukan hanya air namun juga ION. Ini antara lain yang memicu terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan. 

Dehidrasi adalah keadaan saat asupan cairan yang masuk lebih sedikit dibandingkan yang keluar. Akibatnya kita bisa jadi gampang sakit kepada, lelah, sulit berpikir, mual, muntah, rentan terserang penyakit dan fluktuasi berat badan.

Demikian antara lain diskusi yang muncul saat Mini Talkshow antara beberapa komunitas Hijabers seperti Hijab Motion, ARMI (Asosiasi Remaja Mesjid Istiqlal dan Asosiasi Ibu Muslimah Humaira yang digagas Pocari Sweat baru-baru ini.

Seala Septiani, S.Gz, M.Gizi, peneliti muda dari Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan FKM UI yang menjadi salah satu pembicara dalam acara ini, menerangkan pola makan sahur yang baik dan sesuai anjuran gizi dapat menjaga tubuh kita tetap fit selama berpuasa. Dia juga menekankan selain jumlah, kualitas cairan yang dikonsumsi pun harus diperhatikan.

“Saat berpuasa, kita harus memilih cairan yang tepat saat sahur agar tidak mengalami dehidrasi menjelang berbuka. Konsumsi minuman yang mengandung ion dapat menjaga cairan dalam tubuh kita lebih lama dibandingkan dengan konsumsi minuman diuretik seperti teh atau kopi saat sahur”, paparnya.

Saat sahur dan berbuka, makanan dengan gizi seimbang juga wajib disediakan oleh para ibu di rumah. Agatha, S.Gz, mahasiswa S2 clinical and public health nutrition University College London, ini juga menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang bervariasi jenisnya.

Sebaiknya, masih menurut Agatha, dalam satu piring harus mengandung sumber karbohidrat kompleks (nasi), protein/lauk hewani, protein/lauk nabati, dan juga sayur serta buah”.

Senada dengan Agatha, Beta Sindiana Dewi, S.Gz, salah satu aktivis gizi di Indonesia juga merekomendasikan, kalau dalam satu piring sekali makan, setengah piring harus diisi dengan sayur dan buah, kemudian seperempat bagian piring adalah nasi, dan seperempat piring lagi adalah lauk pauk.

Waktu sahur adalah waktu makan yang paling penting di bulan suci ramadan. Selain di sunnah-kan, sahur juga sangat penting untuk membantu kita sebagai energi dalam aktifitas selama berpuasa. Jadi, jangan tinggalkan makan sahurmu. 

Guna mencegah dehidrasi, lengkapi menu sahur Anda dengan minuman yang mengandung ION seperti Pocari Sweat. Komposisinya mirip dengan cairan tubuh dan cepat diserap. ION dalam Pocari Sweat juga dapat mengikat cairan tubuh bertahan lebih lama sehingga cairan disimpan lebih lama dan membuat Anda tidak cepat merasa haus.

Sahabat Saliha, agar puasanya khusyuk, jangan lewatkan waktu sahur dan pastikan untuk menjaga pola hidrasi dengan memilih minuman yang tepat saat sahur.***

RECOMMENDED FOR YOU