WHAT'S ON
2018-04-25 08:05:00

Dorong Pembudayaan Olahraga Perempuan, Fatayat NU Gelar Event POP

BY DEE

SALIHA.ID - Bagaimanakah caranya membudayakan olahraga sekaligus mendukung perempuan agar lebih aktif bergerak? Salah satu caranya adalah dengan menyelenggarakan event olahraga untuk perempuan. Itulah gagasan dari  Fatayat NU sebagai salah satu organisasi perempuan yang merupakan bagian dari Nahdatul Ulama.

Untuk event yang baru pertama kalinya digelar ini, akan ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu bulu tangkis, bola voli dan gobag sodor. Event ini akan dilaksanakan di tiga empat, yaitu Semarang untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Tulungagung untuk wilayah Jawa Timur dan Bogor untuk wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI. 

Semua pemenang dari babak penyisihan di masing-masih region akan mengikuti babak grand final di Jakarta untuk memperebutkan piala Kemenpora RI dan hadiah ratusan juta rupiah. 

Keunikan dari event ini adalah pesertanya bukanlah  atlet profesional, melainkan masyarakat umum. Selain itu perempuan dari organisasi perempuan lintas agama, isu, profesi dan lainnya juga dapat ikut serta. Dengan demikian semua perempuan bisa berpartisipasi. 

"Perempuan tidak hanya duduk diam untuk menerima apa yang terjadi di dalam masyarakat. Kita harus mulai bergerak apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki diri kita sendiri keluarga kita, masyarakat kita, dan bangsa kita," kata Anggia Ermarini, ketua umum Fatayat NU dalam sambutannya. 

Dengan membangun tema, "Perempuan Sehat, Indonesia Hebat," POP yang merupakan kerjasama PP Fatayat NU dengan Kemenpora ini tidak hanya bertujuan untuk mentradisikan gaya hidup sehat bagi perempuan Indonesia, tetapi juga mempererat persaudaraan antar peserta dengan latar belakang yang berbeda, memperkuat rasa kebangsaan, membangun karakter kompetitif sekaligus sportif untuk membangun bangsa. 

"Jadi intinya adalah pembudayaan olah raga dan menjadikan olah raga sebagai media pemersatu bangsa."

Sebagai badan otonom dari NU, Fatayat NU selalu menjunjung nilai-nilai ke-NU-an yaitu tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), taadul (keadilan). Nilai-nilai ini sangat penting  untuk diterapkan dalam situasi sosial dan beragama, dan juga dalam kegiatan menyenangkan seperti ajang POP. 

"Maka kami mengajak seluruh elemen organisasi perempuan untuk turut berperan aktif dalam pembudayaan olahraga terhadap kaum perempuan. Dan kami berdoa semoga event POP ini berjalan lancar dan berkelanjutan," tutup Anggia. 

RECOMMENDED FOR YOU