WHAT'S ON
source: mothership.sg
2017-08-08 14:13:00

Mengenal Halimah Yacob, Presiden Muslimah Pertama Singapura

BY DEE

SALIHA.ID - Perempuan itu merupakan sosok yang sederhana dan selalu bekerja keras sejak kecil. Namun, perjuangan dan kepeduliannya kepada kaum yang tersisihkan telah membawanya menjadi calon presiden perempuan pertama Singapura. Itulah sosok Halimah Yacob, presiden terpilih Singapura.

Masa kecil Halimah memang memprihatinkan. Saat Halimah berusia delapan tahun, Halimah sudah harus kehilangan kasih sayang seorang ayah. Ayahnya, seorang muslim India yang bekerja sebagai penjaga keamanan pada pemerintah, meninggal dunia saat Halimah  baru berusia delapan tahun. Hal ini, menurut penuturannya kepada The Straight Times, membuat keluarganya harus meninggalkan perumahan khusus untuk pegawai pemerintah. Keluarga Halimah terpaksa menumpang di rumah keluarga besar.

BACA JUGA: Ilhan Omar, perempuan muslim Somalia-Amerika di sampul Time 

Sejak saat itu, Halimah aktif membantu ibunya yang seorang Melayu untuk berjualan nasi Padang meski tidak memiliki izin berjualan. Akibatnya, Halimah muda sering kelelahan dan akhirnya sering jatuh tertidur di dalam kelas. Ia juga sering tidak mengerjakan pekerjaan rumah. Namun Halimah mampu menghilangkan kebiasaan ini karena selalu teringat bagaimana ibunya bekerja keras. Halimah akhirnya mampu meraih gelar sarjana hukum dari University of Singapore pada tahun 1978. Ia juga satu-satunya anggota keluarga yang menyelesaikan pendidikan universitas. 

sumber: e_chaya - Wikipedia

Setelah dewasa, Halimah tetap menjadi sosok yang sederhana. Setelah menikah dengan pujaan hatinya yang bertemu saat kuliah, misalnya, Halimah baru mampu membeli sofa delapan bulan kemudian. Ia juga berjanji jika kelak terpilih menjadi presiden, ia akan tetap tinggal di apartemen yang ditinggalinya saat ini.

Halimah merupakan sosok yang peduli pada pada masyarakat. Saat virus Zika merebak, misalnya. Wanita pertama yang menjadi ketua Parlemen (setara DPR di Indonesia) dan mantan Menteri Negara, Kementerian Pengembangan Komunitas, Pemuda, dan Olahraga ini rajin menyebarkan informasi pencegahan langsung ke masyarakat secara door to door.

BACA JUGA: Amna Al Haddad, Atlet Muslimah Inspirasi Di Balik Hijab Nike

Halimah juga peduli pada orang miskin dari anak-anak yang kurang beruntung. Perempuan yang banyak menerima penghargaan termasuk Singapore Women’s Hall of Fame in 2014 ini mendirikan program membaca dan program bimbingan belajar di Marsiling dan Bukit Batok. Tujuannya agar anak-anak miskin mendapatkan pendidikan yang mereka butuhkan.

sumber: http://www.halimah.sg

Tahun ini, Halimah mengikuti pemilihan presiden yang hanya diikuti calon dari suku bangsa Melayu. Hal ini sesuai dengan amandemen konstitusi Singapura, jika ada anggota suku bangsa yang tidak pernah menjabat sebagai presiden selama lima periode, maka calon pemilu berikutnya akan dikhususkan bagi mereka. Di Singapura, sosok Melayu yang pernah menjabat sebagai presiden adalah Yusof Ishak, presiden pertama Singapura dari tahun 1965 –1970.

UPDATE:

Pemilihan presiden Singapura berakhir sebelum dimulai setelah dua pesaing Halimah Yacob, Salleh Marican dan Farid Khan, dinyatakan tidak memenuhi persyaratan. Sebagai satu-satunya kandidat yang lolos, maka jika berjalan lancar, Halimah akan mulai menjabat sebagai presiden pada hari kamis, 13 September 2017. 

 

RECOMMENDED FOR YOU