WHAT'S ON
Foto: Hussein Hossam / Fantasia Photography
2018-02-08 17:38:00

Menari Balet di Jalan, Balerina Muslimah Ini Membuat Orang Tercengang

BY DEE

SALIHA.ID - Semula, Aya Magdy, hanya ingin mempromosikan keindah kotanya, Alexandria, Mesir. Namun cara yang ditempuhnya cukup unik, yaitu melakukan tarian balet di tengah jalanan Alexandria.

Masyarakat menjadi geger lantaran Aya merupakan seorang muslimah yang mengenakan hijab. Bukanlah hal yang umum untuk melihat seorang muslimah menari balet, terlebih di depan publik seperti yang dilakukan Aya.

Namun Aya melakukannya dengan harapan ia dapat menujukkan kecantikan Alexandria dan mendorong turis untuk mengunjungi kota kedua terbesar di Mesir yang terletak di pantai laut Mediterania tersebut.

Saat ditanyai bagaimana pendapat orang yang melihat tariannya, Aya mengatakan, "Orang-orang terkejut pada awalnya, namun kemudian mereka takjub melihat seni yang indah ini," kata Aya kepada koran lokal, Youm7.

Saat fotonya beredar di Facebook, beberapa orang mengkritik Aya yang mengenakan hijab dan menari balet pada waktu yang bersamaan. 

Aya membalas kritik tersebut dengan mengatakan bahwa ia hanya ingin mempromosikan balet sebagai sebuah seni. Ia terinspirasi dari "Ballerina of Cairo" yang melakukan hal serupa di kota Cairo. Aya mengatakan bahwa ia ingin melakukan hal yang serupa untuk Alexandria. 

Menurut Arabnews, balet sudah dikenal di Mesir sejak tahun 1958 sebagai cara Mesir untuk memperkuat hubungan dengan sekutu kuat mereka saat itu, Uni Sovyet. Bahkan pada tahun 1990, Presiden Hosni Mubarak membangun kompleks Opera House dengan dukungan Jepang. 

Namun sejalan dengan perubahan kekuasan dan naiknya Ikhwanul Muslimin pada tahun 2011, Balet mulai mendapat tentangan. Bahkan seorang anggota DPR menganggap balet sebagai "seni telanjang." Perubahan politik ini juga menyebarkan kekhawatiran di antara para penari yang tak ingin mendapatkan label haram karena menari balet. 

Dengan berhembusnya angin perubahan politi pada tahun 2013, balet mulai mendapatkan kembali tempatnya di Mesir. Para penari asing yang semula pindah ke luar negeri pada tahun 2011, mulai kembali. Meski demikian, bukan berarti kehidupan para penari otomatis membalik. Belum stabilnya kembali ekonomi Mesir, membuat balet juga akan membutuhkan waktu untuk kembali hidup. 

RECOMMENDED FOR YOU