WHAT'S ON
2018-02-21 16:45:00

Lantunan Merdu Surat Al Waqiah di Lapas Perempuan Pondok Bambu

BY SYARIFAH AULIA

SALIHA.ID - Indahnya barisan ayat-ayat dari surat Al Waqiah yang mengandung banyak arti dalam kehidupan ini. Ada pemandangan berbeda, para penghuni Lapas perempuan menghadiri wisuda hafalan surat Al Waqiah di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan, Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Selasa Pagi (20/2).

Sejak enam bulan yang lalu, Sobat Santri Lapas (SSL) bersama Gerakan Ibu Negeri (GIN) mengajak penghuni lapas untuk belajar dan berlatih Alquran bersama-sama, khususnya surat Al Waqiah. Terdapat keistimewaan dalam surat yang memiliki 96 ayat tersebut yang memengaruhi ketenangan, kedamaian dan rasa syukur bagi umat manusia.

Kegiatan ini dilakukan satu kali dalam seminggu, biasanya penghuni lapas atau sobat santri yang hadir berkisar 50-60 orang, hal ini tergantung remisi yang diterima setiap penghuni. Lucunya, Ustadzah Maya Hayati selaku ketua Sobat Santri Lapas, memberikan metode menghafal yang sangat unik.

"Metode ini kami namakan 'Kauny Quantum Memory' dengan taqline Menghafal Alquran Semudah Tersenyum, gerakan-gerakan ini merupakan arti dari bacaan surat-surat Alquran itu sendiri. Selain unik, gerakan ini juga memudahkan kita saat menghafalnya," ungkap Maya Hayati saat ditemui dalam acara wisuda Sobat Santri Lapas Perempuan Pondok Bambu.

BACA JUGA:

Kutemukan kedamaian sejati di balik jeruji besi 

Sekitar 100 orang dari 326 muslim yang ada, berhasil menghafal surat Al Waqiah. Subhannallah, meskipun dalam keterbatasan, rupanya mereka berhasil menuntaskan hafalan surat Al Waqiah. Deretan penghuni Lapas seperti, Kadek Ida Ayu, Deti Indriati, Widyawati, Rika Purnamasari, Khurratullela, Noor Indrayani, Dwiana dan Putriani, menjadi sepuluh santri terbaik saat wisuda.

Dalam acara yang sama ketua GIN, Neno Warisman menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan tausyiah seputar perjalanan hidup.

"Sebagai manusia, kita tidak bisa memungkiri sifat-sifat yang sudah tertanam dalam diri kita. Kita pernah merasa marah, kesal, senang, sedih bahkan hancur. Namun, tahukah kalian, sesungguhnya obat dari itu semua adalah ayat-ayat suci Alquran. Jika perut lapar maka makanlah, tapi jika ruh mu lapar berikanlah lantunan ayat suci Alquran. Sesungguhnya dalam kehidupn dunia itu palsu, maka banyak-banyaklah beristigfar untuk mempersiapkan kehidupan yang asli yakni akhirat," tambahnya.

Selain itu, ada juga penampilan menarik dari santri penghafal Alquran Askar Kauny ma'had Cibinong, bimbingan Ustadz Bobby Herwibowo. Adik-adik kecil ini menyuguhkan pagelaran drama kisah Umar bin Khattab. Dari seluruh rangkaian acara, para penghuni lapas berharap bisa terus belajar dan berlatih Alquran sebagai bentuk cinta kasih pada sang Illahi.

 

RECOMMENDED FOR YOU