WHAT'S ON
2017-10-30 19:46:00

Khataman Alquran Menjadi Bagian dari Acara Tulis Sendiri Mushafmu

BY MEDIA SARI

SALIHA.ID - Khataman Alquran biasanya dilaksanakan umat muslim saat bulan Ramadhan tiba. Ritual menamatkan Alquran mulai dari juz 1 hingga juz 30 ini, lazimnya dilakukan di masjid setelah salat tarawih hingga menjelang tengah malam. Namun di luar bulan Ramadhan tradisi ini masih terus dilestarikan, seperti yang dilakukan oleh Jam'iyyatul Qurra' wal Huffadz (JQH), Nahdlatul Ulama DKI Jakarta.

"JQH memiliki program khotmil Quran yang rutin diadakan mingguan atau bulanan. Bahkan di beberapa kegiatan yang difasilitasi oleh JQH, pasti ada aktivitas khotmil Quran," ujar Ahmad Furqon, koordinator khataman Alquran di acara Tulis Sendiri Mushafmu (TSM), yang diselenggarakan di Masjid Hasyim Asy'ari, 27 Oktober 2017.

Kegiatan yang dilakukan sejak ba'da isya malam sebelumnya ini, diikuti oleh 9 peserta yang mana tiap peserta mendapat jatah membaca Alquran secara simakan sebanyak 3-4 juz. Simakan bermakna metode membaca dan menghafal Alquran dengan cara menyimak atau mendengarkan. Kata simakan sendiri berasal dari bahasa Arab yakni sami’a-yasma’u, yang artinya mendengar.

Lebih lanjut pria berusia 38 tahun tersebut mengungkapkan keutamaan khataman Alquran, "Salah satu doa yang diijabah oleh Allah swt adalah doa sesudah mengkhataman Alquran. Oleh karenanya kepada para pemuda dan orangtua agar selalu mengingatkan anaknya, untuk membaca Alquran setelah magrib karena pada waktu tersebut merupakan waktu yang sangat mustajab sekali untuk membaca Alquran".

Ini juga sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, yakni dari Abi Umamah ra. Ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘ Bacalah olehmu Alquran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya)".

Nah, mulai sekarang yuk biasakan membaca Alquran dalam keseharian.

RECOMMENDED FOR YOU